| Author |
Post |
|
|
#26 Wed Feb 03, 2010 6:09 pm
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 72
|
siary wrote ..iya oom, kalo perlu NGI pelopori community base mapping sekalian... 
Kalo community base mapping sebenarnya sudah ada di Indonesia melalui Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif atau Jaringan Peta HijauTapi, sependek pengamatan saya, kurang optimal pelaksanaannya. hmm.. agak panjang dan ruwet sih kalo ngobrolin pemetaan di Indonesia. Rephot..
|
|
|
#27 Wed Feb 03, 2010 7:21 pm
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 991
|
danu wrote siary wrote ..iya oom, kalo perlu NGI pelopori community base mapping sekalian... 
Kalo community base mapping sebenarnya sudah ada di Indonesia melalui Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif atau Jaringan Peta HijauTapi, sependek pengamatan saya, kurang optimal pelaksanaannya. hmm.. agak panjang dan ruwet sih kalo ngobrolin pemetaan di Indonesia. Rephot..
kalo pemetaan lawan jenis repot ga?  _______________ BIARKAN ORANG LAIN YANG MENILAI KITA, DAN KITA COBA MEMBERIKAN YANG TERBAIK
|
|
|
#28 Fri Feb 05, 2010 3:46 pm
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 72
|
Lho, itu mah insting.. :p
|
|
|
#29 Fri Feb 05, 2010 4:01 pm
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 724
|
..mulailah dari yang kita sukai, niscaya akan lebih mudah jalannya... mulai petai dan tag rumah2nya berikut keterangan lengkap 
|
|
|
#30 Fri Feb 05, 2010 4:46 pm
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 991
|
danu wrote Lho, itu mah insting.. :p
mantab emang mas yang satu ini... _______________ BIARKAN ORANG LAIN YANG MENILAI KITA, DAN KITA COBA MEMBERIKAN YANG TERBAIK « Last edit by christ on Fri Feb 05, 2010 4:47 pm. »
|
|
|
#31 Sat Feb 06, 2010 10:45 am
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 7
Location: Surakarta Hadiningrat
|
wah sangat setuju nich kalau di NGI ada kanal pemetaannnya..!!
Banyak sekali pelaku pemetaan di Indonesia dari departemen,LSM, NGO sampai pemetaan berbasis partsipasi masyarakat..mungkin mereka dapat melibatkan diri untuk sekedar tukar informasi maupun data. di sebuah milis yaitu RSGIS forum saya lihat anggotanya sudah mencapai ribuan.namun belum banyak peran mereka yang bisa rasakan manfaatnya pada masyarakat. sudah saatnya kita buka informasi spasial kepada masyarakat agar kelihatan wajah indonesia dilihat dari informasi berbasis spasial
|
|
|
#32 Sun Feb 07, 2010 12:13 am
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 72
|
sebenarnya kami (NGI) sudah berusaha Om Rozaq ke arah sana, tapi banyak sekali kendala yang menghadang. Kendala dimulai dari aplikasi, data hingga budget. Atau perlu kita adakan ngoprek bareng? *susah jg sepertinya*
|
|
|
#33 Wed Feb 10, 2010 9:45 am
|
|
Member
Registered: Jan 2010
Posts: 3
|
mas danu tanya .... dalam pemetaan itu kita mengenal titik, garis, dan area.. namun pada peta yang ditampilkan pada poster garut kurang menampilkan elemen garis atau pada layout pada peta posterkemarin apa memang sengaja tidak ditampilkan?... apa para User udah tau dari sekali melihat......
kedua, saya melakukan penelitian tentang kelemahan dan kelebihan pada overlay peta yang memilikitingkat keakurasian yang berbeda tiap peta misalnya pada pembuatan peta kerawanan bencana ataupun peta arahan yang di buat dari beberapa peta dasar ., disini saya kekurangan pustaka dalam penelitian saya apa mas danu bisa membantu saya
|
|
|
#34 Wed Feb 10, 2010 6:05 pm
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 72
|
Mas Karend, maksud dari kurang elemen garis di peta Garut, pada bagian mana ya? Menurut saya, ketiga elemen itu memang perlu seimbang. Toh, dasarnya ketiga elemen tersebut adalah titik. Untuk Quote user udah tau dari sekali melihat itu
Ini maksudnya kepada apa ya Mas? Overlay peta yang memiliki tingkat keakurasian berbeda memang tidak disarankan, terlebih bila peta hasil akhirnya berskala besar. Untuk referensinya, internet memberi kita kemudahan Mas.. saya referensi lewat internet. Tapi bila untuk direferensikan di penelitian, lebih baik cari lewat buku. Buku di internet jg.. hehehe. Google Books paling saya suka.  Berikut link salah satu buku pemetaan yang mungkin bisa dibaca.
|
|
|
#35 Wed Feb 10, 2010 6:23 pm
|
|
Member
Registered: Mar 2009
Posts: 72
|
danu wrote Mas Karend, maksud dari kurang elemen garis di peta Garut, pada bagian mana ya? Menurut saya, ketiga elemen itu memang perlu seimbang. Toh, dasarnya ketiga elemen tersebut adalah titik. Untuk Quote user udah tau dari sekali melihat itu
Ini maksudnya kepada apa ya Mas? Overlay peta yang memiliki tingkat keakurasian berbeda memang tidak disarankan, terlebih bila peta hasil akhirnya berskala besar. Untuk referensinya, internet memberi kita kemudahan Mas.. saya referensi lewat internet. Tapi bila untuk direferensikan di penelitian, lebih baik cari lewat buku. Buku di internet jg.. hehehe. Google Books paling saya suka.  Berikut link salah satu buku pemetaan yang mungkin bisa dibaca.
Nambahin Mas, udah ikutan RSGIS Forum? Komunitasnya para penggiat pemetaan loh.. Para pendekar RSGIS saling berlatih jurus disana. Saya juga ikutan ngintipin disana.. Ayo-ayo, yang mau sharing lagi..  Saya juga mau sharing nih.. 
|
|
|
#36 Wed Feb 10, 2010 10:53 pm
|
|
Moderator
Registered: Feb 2009
Posts: 1118
Location: Bogor
|
maaf mas..ilmu saya gak sampe..menyimak ajah 
|
|
|
#37 Thu Feb 11, 2010 12:00 am
|
|
Member
Registered: Feb 2010
Posts: 29
|
susahnya berlipat kalo mo ajak generasi muda bayangin aja sekarang gps dah bisa dibeli dgn harga kisaran 1 jtan
apalagi beberapa model hape dah di bundling dgn modul gps tinggal dongdot maps nya jadi deh gps di hape
|
|
|
#38 Thu Feb 11, 2010 5:38 am
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 954
Location: jakarta
|
wah..menarik sekali.. saya dari dulu suka peta.. karena sering dipake buat jalan dulu waktu masih ikutan pencinta alam smu musti belajar navigasi darat dengan peta toponya (dan seringan masih tersesat juga kqkqk) sekarang berhubung lebih sering jalan ke kota lebih banyak mengandalkan peta2 di buku lonely planet buat panduan.. tanpa peta jalan jalan merana huahuahuaua _______________ dream big dream and catch it !
|
|
|
#39 Thu Feb 11, 2010 11:08 am
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 991
|
purwoshop wrote maaf mas..ilmu saya gak sampe..menyimak ajah 
Sepertinya saya juga begitu, tapi nanti coba saya bertapa dulu di Goa.  _______________ BIARKAN ORANG LAIN YANG MENILAI KITA, DAN KITA COBA MEMBERIKAN YANG TERBAIK
|
|
|
#40 Thu Feb 11, 2010 12:18 pm
|
|
Member
Registered: Aug 2009
Posts: 117
Location: Kulonprogo, Yogyakarta
|
christ wrote purwoshop wrote maaf mas..ilmu saya gak sampe..menyimak ajah 
Sepertinya saya juga begitu, tapi nanti coba saya bertapa dulu di Goa. 
ati-ati mas christ? ntar kalo udah 4 bulan keluar jadi film lho? "Si christ dari Goa hantu".  _______________ Gagal adalah hal yang biasa. 
|
|
|
#41 Thu Feb 11, 2010 12:26 pm
|
|
Member
Registered: Aug 2009
Posts: 117
Location: Kulonprogo, Yogyakarta
|
danu wrote Mas Karend, maksud dari kurang elemen garis di peta Garut, pada bagian mana ya? Menurut saya, ketiga elemen itu memang perlu seimbang. Toh, dasarnya ketiga elemen tersebut adalah titik. Untuk Quote user udah tau dari sekali melihat itu
Ini maksudnya kepada apa ya Mas? Overlay peta yang memiliki tingkat keakurasian berbeda memang tidak disarankan, terlebih bila peta hasil akhirnya berskala besar. Untuk referensinya, internet memberi kita kemudahan Mas.. saya referensi lewat internet. Tapi bila untuk direferensikan di penelitian, lebih baik cari lewat buku. Buku di internet jg.. hehehe. Google Books paling saya suka.  Berikut link salah satu buku pemetaan yang mungkin bisa dibaca.
mungkin elemen garis seperti sungai atau jalan secara detail mas. cara daftar forum rsgis gimana? bukak situs apa?? _______________ Gagal adalah hal yang biasa. 
|
|
|
#42 Sat Feb 13, 2010 8:36 pm
|
|
Member
Registered: Feb 2010
Posts: 8
|
tjox wrote dalam suatu workshop NGI di Jogja ada salah seorang guru Geografi yang berkeluh kesah yang pada intinya kurang diminatinya peta di kalangan siswa. Menurut temen-temen apa yang harus dilakukan agar peta dapat berkembang dan banyak orang yang tertarik terhadap peta? Padahal peta dapat dikatakan satu gambar namun memiliki bayak makna di dalamnya. Berbagai Jenis infroamsi dapat divisualisasikan dengan menggunakan peta.
klo ga salah mata pelajaran geografi di SMU itu salah satu mata pelajaran jurusan IPS deh. sedangkan saat masuk perguruan tinggi (yang bukan keguruan), fakultas geografi ada pada pilihan IPA. jadi dari awal tujuaannya dah beda antara SMU dengan perguruan tinggi. peta di perguruan tinggi dah bisa dijadikan bermacam2 bentuknya, sedangkan di SMU hanya sekedar untuk mendukung hal2 lain di mata pelajaran geografi itu. ya pantas akhirnya hanya sekedar teori yang sedikit membosankan. mungkinkan mata pelajaran goegrafi di SMU masuk jurusan IPA?
|
|
|
#43 Wed Feb 17, 2010 8:09 am
|
|
Member
Registered: Jan 2010
Posts: 3
|
hmf mkin yang saya maksud gini mas dane....maap bila kemarin kurang jelas ... pada tampilan peta yang disajikan garis atau titik pada peta tidak ditampilkan pada legenda atau keterangan ...maksudnya dengan tersebut informasinya dapat ditampilkan secara jelas soalnya bisa terjadi uorang awam bisa mengira ngira yang mengakibatkan salah informasi .... selebihnya sudah memuaskan terima kasih heheheh...
|
|
|
#44 Wed Feb 17, 2010 8:21 am
|
|
Member
Registered: Jan 2010
Posts: 3
|
menurut yang saya ketahui masalah geografi merupakan pokok masalah studi dari IPA saya setuju.. karena tentang ilmu kebumian yang saya pelajari tidak lepas dari ilmu-ilmu dari bidang studi IPA berupa KIMIA ... FISIKA ... MATEMATIKA .. namun ada juga kajian sosialnya berupa kependudukan ..... dari backgound yang dari kartografi juga mempelajari tentang sensor satelit, sistem satelit, dll... untuk fisiknya bisa berupa bentukkan lahan dan juga kimia air dan tanah , untuk kesosialnya bisa berupa kkajian tentang kependudukan .. maap segitu dulu...
|
|
|
#45 Wed Feb 17, 2010 12:01 pm
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 724
|
ga_genah wrote klo ga salah mata pelajaran geografi di SMU itu salah satu mata pelajaran jurusan IPS deh. sedangkan saat masuk perguruan tinggi (yang bukan keguruan), fakultas geografi ada pada pilihan IPA. jadi dari awal tujuaannya dah beda antara SMU dengan perguruan tinggi. peta di perguruan tinggi dah bisa dijadikan bermacam2 bentuknya, sedangkan di SMU hanya sekedar untuk mendukung hal2 lain di mata pelajaran geografi itu. ya pantas akhirnya hanya sekedar teori yang sedikit membosankan. mungkinkan mata pelajaran goegrafi di SMU masuk jurusan IPA?
..jaman saya SMA di IPA dapet geografi kok mas (inget gurunya nyetrap saya soalnya) yang lebih terkait teknis ilmu bumi berikut dasar pemetaan tp isinya yang beragam dan multi dimensi tidak dipelajari. Beda geografi jaman SMP terkait kependudukan, negara, hasil bumi sampe ekonominya. Umum banget mirip dengan ilmu pengetahuan umum.
|
|
|
#46 Wed Feb 17, 2010 12:05 pm
|
|
Moderator
Registered: Mar 2009
Posts: 724
|
..menurut saya peta ini masalah yang penting dan menarik. Beberapa pekerjaan planning/perencanaan seperti spatial planning, urban planning sangat terkait dengan peta. Disinilah dasar perencanaan pembangunan dan pengelolaan negara, wilayah bahkan sosial, ekonomi dan kependudukan diwujudkan dalam bentuk 2D bahkan 3D. Buat yang di Jakarta lagi seru lho ini pembahasan RTRW 2010-2030 DKI Jakarta 
|
|
|
#47 Wed Feb 17, 2010 3:38 pm
|
|
Member
Registered: Aug 2009
Posts: 117
Location: Kulonprogo, Yogyakarta
|
karend wrote menurut yang saya ketahui masalah geografi merupakan pokok masalah studi dari IPA saya setuju.. karena tentang ilmu kebumian yang saya pelajari tidak lepas dari ilmu-ilmu dari bidang studi IPA berupa KIMIA ... FISIKA ... MATEMATIKA .. namun ada juga kajian sosialnya berupa kependudukan ..... dari backgound yang dari kartografi juga mempelajari tentang sensor satelit, sistem satelit, dll... untuk fisiknya bisa berupa bentukkan lahan dan juga kimia air dan tanah , untuk kesosialnya bisa berupa kkajian tentang kependudukan .. maap segitu dulu...
Memang benar sekali, dan menurut saya sebenarnya Geografi merupakan suatu bidang ilmu pengetahuan yang sangat luas dan mampu dikombinasikan dengan bidang lain. Geografi tidak hanya mempelajari seluk beluk tentang bumi dan isinya, namun juga menyangkut tentang perkembangan teknologi yang dapat diaplikasikan, misalnya saja teknologi Penginderaan jauh yang semakin berkembang, dan juga SIstem Informasi Geografis yang sebagian besar berbasis komputer menjadikan bidang Geografi bersifat luas dan menarik untu dikaji. Mungkin itu pendapat saya yang dapat saya lontarkan... hehehe  _______________ Gagal adalah hal yang biasa. 
|
|
|
#48 Thu Feb 25, 2010 11:43 am
|
|
Member
Registered: Feb 2010
Posts: 1
|
Thread yg bagus meskipun saya bukan orang Pemetaan 
|